Musrenbang Kecamatan Adiwerna Fokuskan Pembangunan 2027 pada RTLH, PJU, dan Jalan


Oleh ZUL, 28 January 2026
Sumber: tegalkab.go.id

Slawi - Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Adiwerna yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Adiwerna, pada Rabu (28/01/2026) menetapkan tiga prioritas pembangunan tahun 2027, yakni rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), penerangan jalan umum (PJU), dan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten.

Camat Adiwerna Wuryanto menjelaskan, ketiga prioritas tersebut merupakan hasil penyerapan aspirasi dari 17 desa se-Kecamatan Adiwerna yang telah melalui tahapan pra-Musrenbang dan pembahasan bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Tegal.

Menurutnya, usulan rehabilitasi RTLH diajukan untuk membantu warga yang masih tinggal di hunian tidak layak. Sementara itu, sebanyak 13 desa mengusulkan penambahan PJU guna meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Adapun perbaikan jalan difokuskan pada ruas jalan kabupaten yang rusak dan menjadi akses penting bagi aktivitas warga, di antaranya ruas Harjosari Kidul, Jalan Kalimati, dan Jalan Gumalar. “Ruas-ruas ini berperan besar dalam mendukung mobilitas dan perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Wuryanto.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Kecamatan Adiwerna akan merealisasikan sejumlah program pembangunan, termasuk paket PJU senilai Rp180 juta serta peningkatan dan pengaspalan beberapa ruas jalan. “Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal Joko Kurnianto menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 diarahkan pada sembilan prioritas daerah. Ia berharap Musrenbang mampu menyelaraskan kebutuhan masyarakat desa dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Tegal.

Senada, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah perencanaan partisipatif. Ia menyampaikan bahwa seluruh usulan akan dipilah sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah, serta didukung dengan upaya mencari sumber pendanaan alternatif.

“Pembangunan desa merupakan fondasi utama. Ketika desa maju, daerah pun akan tumbuh dan sejahtera,” pungkasnya.