Slawi – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad
Muzani, menyampaikan pentingnya pengamalan Empat Pilar MPR RI kepada ratusan
mahasiswa dan civitas akademika Institut Bakti Negara (IBN) Slawi, Kabupaten
Tegal, Selasa (30/9/2025). Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya MPR RI
meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.
Dalam paparannya, Ahmad Muzani menekankan bahwa Empat Pilar MPR
RI—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—harus dipahami dan
dihayati sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara. Menurutnya, tantangan bangsa di era globalisasi tidak hanya soal
kemajuan teknologi, tetapi juga bagaimana generasi muda mampu menjaga persatuan
dan karakter kebangsaan.
“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai
Pancasila, menghormati perbedaan, serta menguatkan rasa persaudaraan di tengah
dinamika zaman. Empat Pilar ini bukan sekadar wacana, tapi harus dipraktikkan
dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Muzani.
Ia juga berpesan kepada generasi muda khususnya Kabupaten Tegal
agar tidak membiarkan pikiran yang kosong. Ahmad Muzani mengatakan bahwa
masyarakat Kabupaten Tegal memiliki ciri khas yang kreatif, pantang mundur, dan
mandiri.
Rektor IBN Slawi menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah
strategis memperkuat karakter mahasiswa. Ia menilai, penguatan pemahaman
kebangsaan sangat relevan bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.
“Jangan terbawa arus hegemoni barat, harus lah selektif karena
kita semua identitasnya berada di wilayah timur. Silakan ber-global tetapi
jangan sampai abaikan yang lokal,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya
jawab, di mana para mahasiswa dengan antusias menyampaikan pandangan dan
pertanyaan seputar penerapan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa IBN Slawi semakin memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat dan mampu menjadi agen perubahan positif di masyarakat. (ZUL)