Cakupan MBG di Kabupaten Tegal Tembus 70 Persen, Satgas Perkuat Pengawasan


Oleh ZUL , 07 March 2026
Sumber: utama.tegalkab.go.id

Slawi – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tegal menunjukkan progres yang signifikan dengan capaian penerima manfaat yang telah melampaui 70 persen dari total target. Untuk memastikan program ini berjalan sesuai standar dan tepat sasaran, Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG Kabupaten Tegal mulai memperkuat sistem pengawasan melalui rapat perdana yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal, Jumat (06/03/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG, Amir Makhmud, menyampaikan bahwa pada tahap awal pelaksanaan program, koordinasi tim belum berjalan sepenuhnya optimal. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh belum seragamnya arahan dalam implementasi program di lapangan.

Meski demikian, program MBG tetap berjalan dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

Berdasarkan data terbaru, program tersebut telah menjangkau 309.912 penerima manfaat dari total target sebanyak 482.365 orang. Sementara itu, dari rencana pembangunan 252 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), saat ini sudah terdapat 109 dapur yang beroperasi melayani distribusi makanan bergizi bagi para penerima.

Amir menekankan pentingnya memastikan seluruh SPPG yang beroperasi memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari aspek kelayakan bangunan, ketersediaan sarana pendukung, maupun kelengkapan perizinan operasional.

“Kami harus memastikan setiap SPPG telah memenuhi standar yang ditentukan, baik dari sisi kondisi bangunan maupun aspek operasionalnya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar kebutuhan bahan baku bagi SPPG dapat dipasok oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Tegal. Dengan besarnya anggaran yang beredar dalam program MBG, diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi daerah serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program, Satgas MBG juga berencana membangun portal pengaduan khusus. Fasilitas ini akan menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun laporan terkait pelaksanaan program MBG di lapangan.

Sementara itu, Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Tegal, Risma, menjelaskan bahwa jumlah titik SPPG di wilayah tersebut terus mengalami peningkatan. Dalam dua minggu terakhir, rencana titik SPPG bertambah dari 252 menjadi 262 titik.

Menurutnya, perkembangan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Tegal tergolong cukup cepat. Setiap pekan, lebih dari 10 lokasi calon dapur SPPG berhasil disurvei untuk mempercepat perluasan layanan.

Namun demikian, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama terkait ketersediaan bahan baku pangan. Ia mengungkapkan bahwa beberapa penyedia bahan pangan menetapkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga menyulitkan pengelola SPPG dalam menyusun menu yang memenuhi standar gizi dengan pagu anggaran sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi.

“Ketika harga bahan baku melampaui HET, pengelola SPPG tentu akan kesulitan menyusun menu yang tetap memenuhi standar gizi dengan anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Pelaksanaan program selama bulan Ramadan juga menghadapi dinamika tersendiri. Sejumlah sekolah mengusulkan agar distribusi MBG tidak dilakukan setiap hari, sementara surat edaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan bahwa distribusi tetap harus dilaksanakan secara harian.

Untuk menjaga kualitas gizi makanan yang disalurkan, pihaknya secara rutin melakukan koordinasi dengan tim gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal.

“Kami sangat berharap dukungan Satgas untuk membantu melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan MBG di lapangan,” kata Risma.

Melalui rapat perdana ini, Satgas MBG Kabupaten Tegal diharapkan dapat segera menyusun langkah kerja yang lebih terarah sekaligus memperkuat monitoring secara berkala. Dengan demikian, pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tegal.