Slawi – Pemerintah
Kabupaten Tegal kembali menggelar Bupati Tegal Push Bike Race dalam rangkaian
peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425. Kegiatan yang berlangsung di GOR
Tri Sanja Slawi, Minggu (24/05/2026) ini berlangsung meriah dengan diikuti ratusan
peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ajang balap sepeda
tanpa pedal untuk anak usia dini tersebut merupakan hasil kolaborasi antara
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal bersama ASPINA
(Asosiasi Pushbike Indonesia) dan Balancebike Club Academy (BBCA) Tegal.
Ketua Panitia, Febi
Triatmoko menyampaikan, antusiasme peserta Push Bike Race terus meningkat
setiap tahunnya. Tahun 2026 ini menjadi penyelenggaraan tahun ketiga dengan
jumlah peserta mencapai 275 anak usia 2 hingga 8 tahun.
“Peserta tidak hanya
berasal dari Kabupaten Tegal, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia
seperti Samarinda Kalimantan Timur, Kediri, Semarang, Yogyakarta, Cirebon,
Majalengka, Indramayu, Bandung, Purwokerto, Pekalongan, hingga Pemalang,”
ujarnya.
Menurut Febi, kehadiran
peserta dan pendamping dari luar daerah turut memberikan dampak positif
terhadap sektor pariwisata dan perekonomian lokal di Kabupaten Tegal.
Bupati Tegal Ischak
Maulana Rohman dalam sambutannya sekaligus membuka race pertama menyampaikan
apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya
penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, Push
Bike Race bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membangun karakter
anak sejak usia dini.
“Kegiatan ini bukan
hanya sebagai ajang perlombaan, namun juga membangun keberanian, kedisiplinan,
ketangkasan, dan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini,” ujar Bupati.
Ia menambahkan,
penyelenggaraan Push Bike Race yang rutin digelar setiap tahun menunjukkan
komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menghadirkan kegiatan positif bagi
anak-anak sekaligus memperkenalkan Kabupaten Tegal di tingkat nasional.
“Alhamdulillah setiap tahun Kabupaten Tegal dapat menyelenggarakan ajang ini. Kegiatan ini sudah bertaraf nasional karena diikuti peserta dari berbagai kota di Indonesia, bahkan peserta terjauh berasal dari Samarinda. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat, terutama dalam membangun rasa percaya diri dan sportivitas anak-anak,” pungkasnya.