Bupati Tegal Dorong GP Ansor Hadirkan Program Inovatif dan Berdampak


Oleh ZUL , 14 April 2026
Sumber: utama.tegalkab.go.id

Slawi – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendorong Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal menghadirkan program yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan virtual pada pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal masa khidmat 2025–2029 di Pendopo Amangkurat, Senin (13/04/2026).

Menurut Bupati, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi kepemudaan di daerah. Ia menegaskan, GP Ansor harus tetap menjaga peran sebagai organisasi yang moderat dan inklusif dalam merawat nilai-nilai keislaman serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“GP Ansor harus mampu menghadirkan program yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Ischak.

Ia menambahkan, soliditas organisasi dan semangat pengabdian menjadi kunci dalam menjalankan peran tersebut. Pemerintah Kabupaten Tegal, lanjutnya, siap bersinergi dengan GP Ansor dalam mendukung pembangunan daerah melalui semangat gotong royong.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga koordinasi dan kekompakan organisasi agar tetap selaras dari tingkat pusat hingga daerah.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Shidqon Prabowo juga menekankan pentingnya harmonisasi dan keselarasan komando di seluruh tingkatan organisasi.

“Saya minta seluruh kader GP Ansor Kabupaten Tegal menjaga koordinasi yang selaras,” kata Shidqon.

Ia mendorong kader untuk aktif hadir di tengah masyarakat sebagai pemberi solusi yang bermanfaat.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan bahwa kemajuan organisasi dan bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi.

“Kader harus terus meningkatkan kualitas diri serta jeli menangkap peluang ekonomi, termasuk di sektor pertanian dan energi terbarukan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat yang cerdas dan mandiri secara ekonomi akan menjadi pilar penting dalam menjaga nilai agama dan stabilitas sosial.